Analisis Kebijakan Pendidikan Full Day Schools Pada Tingkat Sekolah Menengah Atas/Kejuruan Di Kota Pariaman (Studi kasus: SMAN 4 Pariaman)

Penulis

  • Herza Netti STIA BNM Pariaman
  • Sri Hidayati STIA BNM Pariaman

DOI:

https://doi.org/10.52434/jp.v17i02.211

Kata Kunci:

Analisis, Full Day School, Kebijakan Pendidikan

Abstrak

Kebijakan baru yang melakukan sekolah sehari penuh adalah kebijakan pendidikan tentang pembelajaran full day school. Untuk mengimbangi kemajuan pendidikan di negara-negara industri, pendidikan yang dinamis senantiasa melakukan modifikasi. Namun, untuk mengurangi kemungkinan terjadinya konflik, hal ini tentunya membutuhkan perencanaan yang matang. Keberadaan full day school menimbulkan kekhawatiran masyarakat karena dianggap akan melemahkan tatanan kebijakan yang sudah dijalankan. Tentunya persoalan ini akan berdampak pada bagaimana anak dan masyarakat diberdayakan. Dalam penerapan sistem full day school dan perumusan kebijakan pendidikan banyak menemukan masalah yang harus di evaluasi sehingga penerapan kebijakan ini dapat berjalan dengan baik.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan dari kebijakan full day school. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur (kepustakaan), dimana data dikumpulkan melalui studi kepustakaan, dan hasil dari penelitian ini adalah kebijakan dan implementasi pendidikan yang berjalan seiringan, maka keduanya tidak dapat dipisahkan sehingga dapat memunculkan dampak terhadap anak dan warga sekolah.

Referensi

Ahmad Mudzakir, Psikologi Pendidikan, (Bandung: Pustaka Setia, 1997), 34.

Analisis Kebijakan Pendidikan Full Day School di Indonesia Farid Setyawan1, Ismail Fauzi2, Bunga Fatwa3, Hilmi Abdussalam Zaini4, NurJannah JURNAL PENDIDIKAN, p-ISSN 2715-095X, e-ISSN 2686-5041 Volume 30, No.3, Nopember 2021 (369-376)

Azizy, A. Q. (2000). Islam dan Permasalahan Sosial. Yokyakarta: LKis.

Basuki, Sukur. Harus Proposional Sesuai Jenis dan Jenjang Sekolah (http://www.smkn1lmj.sch.id/?

Baharuddin. (2010). Pendidikan dan Psikologi Perkembangan. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media.

M.Bukhori MED, Teknik Evaluasi Dalam Pendidikan (Jakarta: Jermars, 1986), 178.

Miftah, M. (2018). Menakar Kebijakan Full Day School (Studi Analisis PermendikbudNoTahun2017).JurnalPerspektif.https://doi.org/10.15575/jp.v2i1.14

Muhibbin Syah, Psikologi Pendidikan Dengan Pendekatan Baru, (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2004). 154-156

Sardiman, Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 1996

Sismanto.(2007).MenakarKapitalisasiFullDaySchool.http://mkpd.wordpress.com/2007/05/21/menakar kapitali-sasi “full- dayschool”/.

Suharsimi Arikunto, Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan (Bandung: Citra Umbara, 1995),

Sukur, B. (2007). Full Day School Harus Proporsional Sesuai Jenjang dan Jenis Sekolah

Syosari, Model Pembelajaran Konstruktivistik; Sumber Belajar, Kajian Teori dan Aplikasinya (Malang: LP3UM, 2001), 18.

Undang-Undang RI No. 20 Tahun 2003, Sistem Pendidikan Nasional dan Penjelasannya (Bandung: Citra Umbara, 2003),

W.S. Wingkel, Psikologi Pendidikan dan Evaluasi Belajar (Jakarta: PT. Gramedia, 1984), 15.

Diterbitkan

2023-12-07

Cara Mengutip

Netti, H., & Hidayati, S. (2023). Analisis Kebijakan Pendidikan Full Day Schools Pada Tingkat Sekolah Menengah Atas/Kejuruan Di Kota Pariaman (Studi kasus: SMAN 4 Pariaman). Jurnal Publik, 17(02), 104–114. https://doi.org/10.52434/jp.v17i02.211