Integrasi Strategi Bisnis dan Nilai-nilai Sosial Budaya terhadap Keberhasilan Pengusaha Tionghoa

Authors

  • Alfine Nasution Universitas Garut
  • Henry MP Siahaan Universitas Garut
  • Nizar Alam Hamdani Universitas Garut

DOI:

https://doi.org/10.52434/jesm.v4i02.646

Keywords:

Bisnis, Keberlanjutan Bisnis, Nilai-nilai Sosial Budaya, Orang Tionghoa, Strategi

Abstract

Melakukan aktivitas bisnis terdapat serangkaian kegiatan, tindakan, kebiasaan, bahkan keputusan yang diambil dengan tujuan bisnis bisa berkelanjutan. Bisnis yang masih bertahan tentunya sudah mengorbankan banyak hal, termasuk waktu dan tenaga. Persaingan bisnis menjadikan hal yang yang sudah biasa dihadapi oleh para pengusaha, termasuk orang tionghoa. Pandangan atau stereotip pribumi terhadap orang tionghoa mengarah kepada suatu etnis yang mempunyai diberi kelebihan dalam keterampilan bisnis. Didukung dengan keunggulan mereka dalam berekonomi, menjadikan mereka dianggap superior oleh masyarakat pribumi, khususnya di Kabupaten Garut. Beberapa artikel di internet yang beredar menyebutkan orang terkaya di Indonesia didominasi oleh orang berketurunan tionghoa. Penelitian ini akan melakukan analisis mengenai strategi bisnis yang diintegrasikan dengan nilai-nilai sosial budaya orang tionghoa dalam bisnisnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara, dengan harapan memperoleh hasil penelitian yang mendalam dan terperinci. Data yang diperoleh disajikan pada balanced scorecard  untuk mengetahui kinerja bisnis dalam 4 perspektif. Ketiga narasumber secara konsisten menekankan pentingnya membangun dan menjaga kepercayaan (xinren) dan relasi (guanxi) dalam hubungan bisnis, baik dengan pelanggan, pemasok maupun dengan mitra usaha, yang dibuktikan dengan lamanya usaha tersebut beroperasi dan menguasai pasar di berbagai sektor khususnya di Garut.

References

Aditiya, I.M. (2023, 23 Agustus). Sebaran Diaspora China di ASEAN, Paling Banyak di

Indonesia. Diakses pada 10 Juli 2024, dari https://goodstats.id/infographic/sebaran-diasporachina-di-asean-paling-banyak-di-indonesia-sW1LY.

Fadhlurrahman, I. (2025, 24 Juni). 10 Orang Terkaya di Indonesia April 2024, Prajogo

Pangestu Tepati Posisi Puncak. Diakses pada 4 Juli 2025, dari

https://databoks.katadata.co.id/ekonomi-makro/statistik/189eb3a1c01a403/10-orang-terkaya-diindonesia-juni-2025-versi-forbes-siapa-teratas.

gotvnews (2025, 29 Januari). Indonesia Jadi Negara dengan Populasi Tionghoa Terbesar di

Dunia Setelah Cina. Diakses pada 3 Juli 2025, dari https://gotvnews.co.id/indonesia-jadinegara-dengan-populasi-tionghoa-terbesar-di-dunia-setelah-cina/

Robinson, S. P., & Judge, T. A. (2013). Organizational behavior (15th ed.). Pearson Prentice

Hall.

Barney, J. (1991). Firm resources and sustained competitive advantage. Journal of

Management, 17(1), 99–120.

Grant, R. M. (1991). The resource-based theory of competitive advantage: Implications for

strategy formulation. California Management Review, 33(3), 114–135.

Mintzberg, H. (1994). The rise and fall of strategic planning. Free Press

Porter, M. E. (1996). Competitive strategy: Techniques for analyzing industries and

competitors. Free Press.

Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing management (15th ed.). Pearson Education

Limited.

Chen, M. (2001). Asian management systems: Chinese, Japanese and Korean styles of business.

Pearson Education.

Liu, S., & Chen, Z. (2001). The importance of trust in Chinese business: A study of Chinese

business practices. Journal of Asian Business, 17(3), 37-48.

Kaplan, R. S., & Norton, D. P. (2004). Strategy maps: Converting intangible assets into

tangible outcomes. Harvard Business Press.

Wernerfelt, B. (1984). A resource‐based view of the firm. Strategic Management Journal, 5(2),

171–180.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing

among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif (Revisi). Remaja Rosdakarya.

Moleong, L. J. (2019). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi revisi). Bandung: Remaja

Rosdakarya.

Sugiyono. (2008). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta

Patton, M. Q. (2002). Qualitative Research and Evaluation Methods (3rd ed.). Thousand Oaks,

CA: Sage Publications.

Downloads

Published

2025-12-31

How to Cite

Nasution, A., Henry MP Siahaan, & Nizar Alam Hamdani. (2025). Integrasi Strategi Bisnis dan Nilai-nilai Sosial Budaya terhadap Keberhasilan Pengusaha Tionghoa. Journal of Entrepreneurship and Strategic Management, 4(02), 71–80. https://doi.org/10.52434/jesm.v4i02.646